Animasi

Read more: http://infounixs.blogspot.com/2012/12/kumpulan-animasi-yang-lucu-dan-keren.html#ixzz2yWuhkr2p

Kamis, 10 April 2014

Sejenak Mengikuti Sang Inspirator - Part 12

Sumber : Facebook Imam Robandi

BANJARNEGARA [episode 6]

Bercerita keindahan Dieng, Banjarnegara dan sekitarnya yang sangat ijo royo-royo, ayem tentrem, dan loh jinawi memang sangat menarik dan tidak pernah puas. Pada saat mampir di Kedai Duren di sekitar Desa Cijeruk, ternyata durennya belum dapat dijual karena belum dapat menentukan harganya. Hebat, customer sudah antri, harga belum ditentukan. Saya sangat tertarik di kedai itu karena produk durennya mempunyai bentuk yang sangat menarik, bulet tidak, lonjong juga tidak. Walaupun saya bukan pecandu duren, tetapi kalau melihat duren yang sangat fantastik rasanya ingin membeli untuk koleksi di rumah, walaupun akhirnya habis juga diserbu anak-anak.

Seminar sehari di MUSABARA di Pucuk Gunung itu memang terasa sangat menggetarkan sekitarnya. SMS, email dan lain-lain mengalir ke saya, hanya sekadar ingin mengeluarkan suara hati “setelah bapak pulang, pikiran kami seperti dipuntir-puntir, dibolak-balik sampai gosong, nggak tahu apa yang harus kami kerjakan lebih dulu”. Memang ini adalah salah satu keampuhan jurus “salju menyiram bumi”, yang membuat kepala pusing, dan walhasil Ustadz Solihin Pucang Surabaya melaporkan ke saya, 1 bus berisi fighter dari Pejawaran Banjarnegara insuyaAllah akan meluncur ke SD Muhammadiyah 4 Pucang, Surabaya, April 19, 2014, dan terus lanjut melihat sekolah di Mal SMPM 2 Surabaya, Sekolah International SMPM 12 GKB Gresik, dan Sekolah Pondok SMPM 12 Lamongan di Sendang Agung. Ternyata “bangun juga”, kalau tidak mau disebut “nglilir”. Mereka berniat akan memboyong yang ada di Pucang untuk di kloning di Sarwodadi. Yang lebih “tidak masuk akal”, April 20, 2014, MUSABARA akan mengirim 4 siswanya for student exchange at Singapore and Malaysia. Wow.., hebat, begitu bangun langsung tancap gas, gigi 6. GoodLuck MUSABARA, you are a pioneer from the top of mountain.



Gambattene sense..
bersambung..

Sejenak Mengikuti Sang Inspirator - Part 13

Sumber : Facebook Imam Robandi

PROBOLINGGO [episode 8, tambahan]

Setelah saya bercerita tentang kelezatan “Mendoan Warung Bu Sayem” di Sempor Kebumen, esok harinya ada yang menanyakan warung itu “apakah di sekitar waduk Sempor, saya dan keluarga ingin kesana mas”. Setelah saya mengeksplor “Rawon Nguling”, siangya ada yang mencari rawon di kotanya masing-masing untuk mencocokkan dengan rasa yang saya ceritakan. Setelah saya bercerita tentang duren di Lereng Bromo, ternyata ada yang langsung merespon “saya kecewa, karena sudah berkali-kali ke Bromo baru tau sekarang”. Ada lagi yang kecewa berat, Ustadz Hervit Ananta, Principal SDM 26 Surabaya, asli Jawa Timur, sering mondar-mandir Probolinggo – Surabaya, belum pernah merasakan dan baru tahu lezatnya rawon nguling setelah membaca tulisan saya. “betul-betul kecewa”. Teman-teman Jakarta, akhirnya mencoba ayam goreng Alam Sunda di Cipanas, setelah terprokokasi gambar pete dan sambal di status saya. Wow.., ampuh.

Pengalaman memanjak pohon duren ternyata menginpirasi banyak orang. Mungkin karena saya adalah insinyur elektro, yang hampir mirip-mirip dengan petugas PLN atau petugas Telkom saat memanjat tiang kabel. Ada seorang yang meng-sms saya “how to plant the durian”? Ada juga yang bertanya “itu pohon yang dipanjat sudah berapa tahun umurnya”? Itu dalam satu pohon ada berapa jumlah buahnya? dan lain-lain. Yang jelas, duren dari lereng Bromo itu memang berdaging tebal, rasanya hampir mendekati mozarela dan “shiro bara gyunyu” yang ada di Shinjuku dan sekitar Kyoto Eki. Memang itu adalah salah satu celah-celah kekayaan Indonesia, yang insyaAllah tidak hanya ada di Lereng Bromo, but also available in the all part of Indonesia, yang masih belum terjangkau, termasuk kita yang masih belum sempat menikmati keindahan pelosok-pelosok kampung di negeri ini. Thank you ustadz Ahmad Said, anda jauh-jauh dari Jakarta sudah berani memeluk pohon duren karya petani Indonesia.


Gambattene sense..
Bersambung..

Sejenak Mengikuti Sang Inspirator - Part 14

Sumber : Facebook Imam Robandi

          Sabtu, March 5, 2014 saya seharian di SMK Muhammadiyah 7 (MUTU) Gondanglegi Malang. Setelah sukses melaunching ‘hybrid solar car”, Suryawangsa “mobil bertenaga matahari” di akhir tahun 2012, dalam bentuk mobil berdua penumpang, maka awal bulan April 2014 sudah dimulai persiapan untuk membuat mobil bertenaga matahari “Suryawangsa 2” untuk angkutan publik (angkot). Tenaga terampil (siswa, laboran, dan guru) dari SMK MUTU ditambah kekuatan mahasiswa S1, S2, dan S3 dari Lab PSOC ITS yang akan siap total memback-up sudah memulai terjun ke bengkel untuk persiapan segalanya. Electric Motor Drive arus searah, 7.5 PK sudah siap untuk diinstall, rangkaian kontroller modern sudah mulai dipersiapkan, body dan frame lainnya juga sudah siap digarap. Suryawangsa 2 didesain dengan modern control technology, yang semoga di akhir 2014 semua sudah beres, dan dapat dilaunching. Saya harus memutar otak untuk mentransfer teknologi mutakhir untuk melengkapi Suryawangsa 2 ini agar lebih “digdaya”. Mahasiswa S1, S2, dan S3 dari perguruan tinggi yang ingin bergabung di project ini silahkan, and welcome. Ini adalah pekerjaan rumah yang tidak mudah, betul-betul engineering, “ganbarana kereba narimasen”, dan siap untuk dibagi ke siapapun. Dari SMK MUTU Gondanglegi Malang untuk Indonesia tercinta. INSYAALLAH.



Gambattene sense..
Bersambung..

Sejenak Mengikuti Sang Inspirator - Part 15

Sumber : Facebook Imam Robandi

GONDANGLEGI (episode 2)

         Acara lain yang sangat penting di Tanggal 5 Maret 2014 di SMK MUTU Gondanglegi adalah rapat untuk memulai menancapkan tiang pancang dan babak-babak berikutnya untuk The Twin Titanium Building (TTTB, “Triple tibi”), “Gedung Kembar Bertujuh Lantai”, yang insyaAllah akan selesai total di akhir November 2014. Rapat sangat serius dan dimulai dengan tepat waktu, yang dihadiri lengkap (konsultan perencana, pengawas, dan kontraktor pembangun). Ada tamu spesial dari Kebumen (Principal Musago dan Ketua Komite Sekolahnya, dan juga Principal SD Muhammadiyah Probolinggo) yang ingin menimba ilmu untuk membangun gedung-gedung besar. Kecepatan pertumbuhan SMK MUTU adalah yang tercepat di tanah air, prestasi siswanya yang sangat mengagumkan, pengembangan fasilitas yang sangat spektakuler, dan produk-produk istimewa yang terus menggelinding menggetarkan masyarakat. Ustadz Zaini dari MUSAGO hanya geleng-geleng kepala sambil mengatakan “unbelievable” untuk ukuran Kebumen. Lokasi sekolahnya adalah sangat jauh dari kota, tetapi quality performancenya sangat “modern”. Ini yang “super amazing”, kata ustadz Ajuslan Kerubun yang datang jauh-jauh dari Kabupaten Probolinggo



Gambattene sense..
Bersambung...

Sejenak Mengikuti Sang Inspirator - Part 16

Sumber : Facebook Imam Robandi

GONDANGLEGI (episode 3)

         Memang membangun Triple Tibi (The Twin Titanium Building) milik SMK Muhammadiyah 7 Gondanglegi Malang yang bertujuh lantai melalui proses yang tidak mudah. Untuk memperoleh IMB gedung bertingkat adalah pekerjaan yang cukup melelahkan, “butuh kecerdasan interpersonal”. Saya berpesan pada kontraktornya tolong pada saat mengecor beton gunakan scaffolding yang beneran, “jangan menggunakan bambu atau kayu”, agar kepresisian dapat terjaga. Lahan 2 hektar untuk Triple Tibi memang sangat spesial, karena di situ ada pohon durian yang sangat representatif, besar, kokoh, dan indah. Pohon durian itu akan kita gunakan sebagai maskot “Kampus Durian”, yang akan diikuti oleh sudut-sudut yang lain dengan pohon durian dengan jenis yang berbeda-beda. Berdiskusi di lapangan untuk menyelamatkan pohon durian raksasa itu adalah tidak mudah, terutama untuk tim arsiteknya insinyur Hari Sunarko Group yang harus berpikir keras untuk sedikit menggeser letak bangunan. Kalau untuk ukuran insinyur elektro itu adalah sangat mudah “klik atas klik bawah, terus didrag, selesai”, namun untuk pikiran arsitek hal itu adalah tidak mudah, harus lihat kanan kiri, keseimbangan, arah cahaya matahari, aliran angin, dan lain-lain. Hal ini yang membuat diskusi menentukan tata letak Triple Tibi di lapangan menjadi sangat alot, karena usul untuk memindah pohon duren yang tingginya sudah 20 meter saya tolak. Kalau ACP, Alumunium, gedung modern dan lain-lain dapat diotak-atik, tetapi kalau pohon durian yang sudah puluhan tahun berdiri megah, rindang, dan buahnya menawan tidak dapat diapa-apakan kecuali dinikmati dan terus dipelihara. The Twin Titanium Building, sangat memeras pikiran dan tenaga, sungguh akan sangat bersejarah. InsyaAllah



Gambattene sense..
Bersambung..

Penulisan Ilmiah (Pertemuan VIII)

Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh ..

         Kesempatan kali ini sedikit berbagi kisah tentang perkuliahan "penulisan ilmiah" yang telah memasuki minggu ke-8. Hari senin 7 April 2014, tepat jam 07.00 perkuliahan belum dimulai, setelah menunggu akhirnya prof imam tiba 7.40 di kelas B209 dimana kami berkumpul. Pada perkuliahan kali ini prof imam memeriksa tugas kami untuk membuat proposal tesis sampai bab terakhir, yaitu bab metodelogi penelitian. Satu-persatu kami menunjukkan proposal tesis kami dan memeriksa kesalahan penulisan maupun format. Namun, disayang masih banyak sekali kekurangan dan kesalahan dalam penulisan proposal saya, sehingga beliau memberi waktu untuk diperbaiki pada esok harinya sebagai tugas terakhir karena minggu depan pergantian dosen dengan kelas B sebelah.

          Judul proposal yang saya pilih adalah "Design Electric Mechine Assessment System Based On Motor Current Signature Analysis" yang saya peroleh dari pak dimas pada lab.TT. Koreksi dari beliau sangat positif untuk kemajuan prospek proposal kami. Untuk saya sendiri proposal yang saya buat masih perlu banyak perbaikan dalam penulisan dan mempelajari atau mengenali betul dari judul yang telah diambil.



Suasana Perkuliahan ke-8

Yang terakhir prof imam menginformasikan untuk ujian tengah semester (UTS) besok selasa 8 april 2014, dengan materi penulisan proposal dan materi dari buku karangan prof imam "becoming the winner".

Ujian Tengah Semester (UTS) Penulisan Ilmiah

Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh ..

          Pada kesempatan ini saya akan sedikit berbagi kisah tentang perkuliahan penulisan ilmiah yang telah memasuki ujian tengah semester (UTS). Pada selasa 8 april 2014, tepat pukul 14.00 perkuliahan ujian tengah semester dijadwalkan dimulai. Detik-detik waktu yang ditunggu tepatnya jam 14.00 menghadapi UTS pada matakuliah prof imam (penulisan ilmiah), ternyata selang 15menit prof imam tidak kunjung datang. Berusaha mencari tau, maka salah satu dari rekan kami mencoba mengirim pesan pada beliau, dan tak lama kemudian ada sms yang menyatakan adanya penundaan perkuliahan, karena adanya suatu hal. Perkuliahan akhhirnya dipindahkan ke jam 19.00 untuk pelaksanaan Ujian Tengah Semester (UTS) penulisan ilmiah.

       Jam 19.00 pun tiba, dan prof imam'pun sudah berada diruangan sebelum kami tiba, dan terdengar dari luar ruangan lab. PSOC sebuah musik yang suaranya tidak asing lagi. Ternyata itu adalah suara prof. Imam yang sedang memutarkan lagu yang beliau rekam dari youtube. Sambil menunggu seluruh teman kami masuk, musik yang kami dengar bernilai "klasikal moderen". Dan tiba akhirnya UTS tersebut dimulai, seketika suasana dari santai menjadi tegang.


Suasana Ujian Tengah Semester Penulisan Ilmiah di Lab. PSOC pukul 19.00-21.00

Berikut soal yang diujikan dalam ujian :
                     1. Jelaskan jenis-jenis penelitian. (nilai 20%)
                     2. Uraikan fungsi sebuah proposal. (nilai 20%)
                     3. Uraikan subbab dalam proposal. (nilai 20%)
                     4. Ringkaslah proposal thesis anda. (nilai 40%)

Ujian dilakukan dengan close book dan semua jawaban bersumber dari buku "Becoming The Winner" karya prof. Imam. Setelah ujian berakhir semua tugas-tugas dikumpulkan jadi satu dalam file map yang sudah tersusun rapi bersama dengan hasil ujian.

         Pada UTS kali ini pada hari tersebut sedikit berbeda dari biasanya, di mana ada salah satu teman kami yang terlibat dalam pemilu Rabu tanggal 9 april 2014 esok, yaitu pak machrus dan ibu nur, yang masing-masing terlibat. IPak machrus menjadi ketua panitia pemilu dan bu nur menjadi calon anggota legislatif DPR-RI daerah pemilihan gresik dan lamongan. 

Sukses selalu ya bu semoga semuax lancar dan sesuai rencana....

Sekian semoga bermanfaat dan senantiasa istiqomah..